banner 728x250

Aksi Koboi Calya Hitam di Gunung Sahari: Lawan Arus, Tabrak Sekeluarga, Hingga Dikepung Massa!

Mobil lawan arah di Jakpus tabrak sejumlah kendaraan. (dok. video viral)

ABNnews – Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi nekat bin berbahaya sebuah mobil Toyota Calya berpelat nomor D-1640-AHB.

Mobil hitam tersebut terekam kamera nekat melawan arus dan melaju ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Tak pelak, pengemudi berinisial HM (25) itu menjadi sasaran amuk massa setelah diduga menabrak sejumlah kendaraan, termasuk motor yang ditumpangi satu keluarga.

Peristiwa mencekam ini terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB, tepat di saat jam sibuk sore hari. Video insiden ini pun langsung trending dan memuncaki topik pembicaraan di Instagram, TikTok, hingga X. Netizen mengecam keras karena tindakan HM dinilai sangat membahayakan nyawa, terlebih kabarnya melibatkan anak kecil dan bayi.

“Macet itu risiko, bukan alasan buat lawan arah.. Bahayain nyawa orang lain dan diri sendiri, parah!!… tuntut ganti rugi juga tuh orang,” tulis akun @Choco_Cashew_ dikutip detikcom, Kamis (26/2/2026).

Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Utomo mengungkapkan, drama kejar-kejaran bermula di dekat Halte Lapangan Banteng.

Saat hendak diberhentikan petugas, HM yang melaju dari arah utara justru tetap tancap gas ke arah selatan Jalan Gunung Sahari.

Bak adegan film aksi, mobil tersebut masuk ke Jalan Gunung Sahari IV, lalu ke Jalan Bungur Besar Raya, hingga berbelok melawan arah di Jalan Gunung Sahari V.

Pelarian berlanjut ke Simpang MBAL hingga ke dekat Hotel Bintang Baru, sebelum akhirnya berputar arah kembali ke jalur maut.

Aksi berbahaya ini memicu kemarahan massa yang didominasi pengemudi ojek online dan warga sekitar. Mobil tersebut akhirnya terhenti di dekat Halte Golden Truly setelah dikepung.

Massa yang geram langsung merusak bodi mobil hingga memecahkan kaca bagian belakang sebagai bentuk kemarahan.

Situasi sempat sangat memanas saat massa hendak menghakimi pengemudi dan seorang penumpang perempuan di dalamnya.

Polisi yang berada di lokasi terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan massa yang beringas sebelum akhirnya mengamankan HM ke Polres Metro Jakarta Pusat.

HM yang diketahui merupakan warga Sidoarjo, Jawa Timur, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif. Polisi melakukan tes kesehatan dan tes urine untuk memastikan apakah ia di bawah pengaruh narkoba atau alkohol.

Selain itu, status pelat nomor ‘D’ tersebut juga tengah didalami karena ada indikasi penggunaan pelat palsu.

Hingga Kamis pagi, HM belum ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan untuk menentukan pasal yang akan menjeratnya.

“Pengendara berikut kendaraannya sudah diamankan di Polres Jakarta Pusat,” tutup Kompol Arry Utomo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *