ABNnews — Dua unit rumah percontohan telah berdiri kokoh di Karang Baru, Aceh Tamiang. Bangunan itu menjadi tanda bahwa pemulihan kehidupan korban bencana kini tidak harus lama dan melelahkan.
PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) mengimplementasikan inovasi WIKA Beton Home (WHOME) sebagai solusi hunian tetap (Huntap) pascabencana di Karang Baru, Aceh Tamiang.
Kedua unit percontohan yang rampung pada Februari ini memperlihatkan dua wajah teknologi sekaligus yang menampilkan detail rangka pracetak dan rumah jadi siap dihuni.
Di balik kesederhanaan tampilannya, WHOME menyimpan teknologi yang tidak sederhana. Seluruh komponen struktur dari fondasi, kolom, sloof, hingga balok diproduksi di pabrik dengan kontrol mutu ketat, kemudian dirakit di lokasi tanpa membutuhkan alat berat.
Produksi struktur diselesaikan hanya dalam dua hari, dan instalasi hingga tahap akhir tuntas dalam 13 hari. Dukungan produksi dari dua pabrik di Binjai dan Tembung, Sumatra Utara, memungkinkan material tiba di lokasi dalam rentang waktu lima hingga enam jam.
WHOME dirancang tahan gempa berstandar Kategori Desain Seismik (KDS) D dan mengedepankan konsep green home yang ramah lingkungan. Inovasi ini telah mendapatkan perlindungan hukum melalui kepemilikan paten Nomor P00202506104 sebagai bentuk transparansi tata kelola perusahaan.
Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Yushadi, menegaskan bahwa teknologi ini membawa makna lebih dari sekadar efisiensi waktu.
“Melalui WHOME, kami membawa standar baru dalam pembangunan hunian pascabencana yang lebih aman dan nyaman. Teknologi ini tidak sekadar menawarkan efisiensi waktu konstruksi, tetapi juga menjamin kualitas bangunan yang presisi dan estetis, menjadikan rumah ini aset berharga bagi pemulihan sosial dan ekonomi warga di masa depan,” ujar Yushadi.
Langkah WIKA Beton ini bukan berdiri sendiri. Perseroan aktif berkolaborasi bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dalam mendukung inisiatif strategis Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN yang bersinergi mendukung program pemerintah.
***













