banner 728x250

Nggak Pakai Bayar! Pemudik Bisa Lewati 198 Km Tol Baru Saat Lebaran 2026

Ilustrasi. Foto dok PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)

ABNnews – Kabar gembira buat kamu yang sudah punya rencana pulang kampung pada musim Mudik Lebaran 2026! Pemerintah memastikan bakal membuka enam ruas jalan tol baru secara fungsional. Asyiknya lagi, pemudik bisa melintasi jalur sepanjang 198 kilometer ini tanpa dipungut biaya alias gratis!

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, menyebut langkah ini dilakukan untuk memecah kemacetan di titik-titik krusial yang diprediksi bakal meledak tahun ini.

“Untuk fungsional gratis. Pembukaan tol fungsional ini dilakukan untuk membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini kerap menjadi sumber kepadatan,” ujar Rivan dalam diskusi publik Mudik Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Senin (23/2/2026).

Berikut daftar ruas tol “gratisan” yang siap menyambut pemudik:

1. Jalur Primadona: Tol Japek II Selatan
Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan diproyeksikan jadi jalur alternatif utama untuk menghindari macet horor di Japek eksisting. Sepanjang 54,75 km bakal dibuka fungsional, meliputi:
* Segmen Setu-Sukaragam (10,50 km)

* Segmen Sukaragam-Bojongmangu (13 km)

* Segmen Bojongmangu-Sadang (31,25 km)


2. Akses Jawa Tengah & Jogja Makin Lancar
Buat kamu yang mau ke arah Jogja dan Jateng, ada dua tambahan akses penting:
* Tol Yogyakarta-Bawen: Segmen Ambarawa-Bawen (4,98 km).

* Tol Jogja-Solo: Segmen Prambanan-Purwomartani (12,23 km).


3. Tol Probolinggo-Banyuwangi (Tahap I)
Di ujung Timur Pulau Jawa, Tol Probolinggo-Besuki (Segmen Gending-Besuki) sepanjang 49,68 km siap difungsikan. Jalur ini bakal sangat membantu pemudik yang ingin menyeberang via Pelabuhan Ketapang.

4. Tembus Trans-Sumatra Tanpa Bayar
PT Hutama Karya (Persero) juga nggak mau kalah dengan mengoperasikan dua ruas penting di Sumatera tanpa tarif:
* Tol Sigli-Banda Aceh Seksi I: Sepanjang 23,9 km.

* Tol Palembang-Betung (Seksi I & II): Sepanjang 53,6 km. Jalur ini diklaim bisa memangkas waktu tempuh secara signifikan di Lintas Timur Sumatera.


Meski gratis, pemudik wajib ingat kalau status jalan ini masih fungsional. Artinya, fasilitas penunjang belum selengkap tol operasional penuh. Hutama Karya mengimbau pemudik untuk menjaga kecepatan maksimal di angka 60 km/jam demi keamanan.

Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Bakal Padati Tol

Tantangan mudik tahun ini diprediksi cukup berat. Jasa Marga memproyeksikan volume kendaraan mencapai 3,5 juta hingga 3,6 juta unit. Sebanyak 50% kendaraan diperkirakan mengarah ke Trans-Jawa, 29% ke arah Merak, dan sisanya ke arah Ciawi.

Lantas, bagaimana dengan diskon tarif tol di ruas lainnya? Rivan mengaku masih menunggu arahan pemerintah. Menurutnya, diskon tarif nantinya bukan sekadar potongan harga, melainkan strategi untuk mendistribusikan waktu perjalanan agar tidak menumpuk di hari puncak mudik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *