ABNnews — Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman 2025/2026 seusai mengalahkan Eintracht Frankfurt dengan skor 3-2 di Stadion Allianz Arena, Sabtu (21/02).
Pada laga tersebut, Bayern yang tampil dominan berhasil unggul tiga gol lebih dulu melalui aksi Aleksandar Pavlovic pada menit ke-16 dan brace Harry Kane di menit ke-20 dan 68′.
Namun, Frankfurt tampil lebih menekan menjelang akhir pertandingan namun hanya berhasil mencetak dua gol balasan melalui penalti Jonathan Burkardt di menit ke-77 dan aksi Arnaud Kalimuendo pada menit ke-86.
Secara keseluruhan, Harry Kane menilai penampilan Bayern pada laga ini cukup memuaskan. Hanya saja, Kane menyayangkan timnya kehilangan fokus di menit-menit akhir yang hampir membuat lawan bisa kembali ke dalam permainan.
“Kami menunjukkan penampilan yang bagus untuk sebuah pertandingan besar dan kami pantas mendapatkan tiga poin ini,” ujar Kane seperti dilansir dari laman resmi klub.
“Dua kesalahan di akhir pertandingan membuat pertandingan sedikit menegangkan, itu sebenarnya tidak perlu terjadi,” sambung Kane.
“Meski demikian, tiga poin adalah hal yang paling penting bagi kami pada saat ini. Kami bisa puas dan fokus pada pertandingan pekan depan,” pungkasnya.
Kemenangan tersebut membuat Bayern mengoleksi 60 poin, unggul delapan poin dari Borussia Dortmund di urutan kedua. Kedua tim akan bentrok dalam laga pekan ke-24 Bundesliga di Signal Iduna Park, Minggu (01/03) mendatang.
Jamal Musiala mengaku tidak sabar menghadapi laga bertajuk der Klassiker melawan Dortmund. Mengutip Footballworks, Musiala mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus, agar kesalahan saat laga melawan Eintracht Frankfurt tidak terulang.
“Kita harus menjaga energi dan fokus kita tetap seratus persen, terlepas dari lawannya. Sekarang kita punya waktu seminggu sebelum melawan Borussia Dortmund, kita harus melihat apa yang salah hari ini dan belajar darinya,” ucap Musiala.
Pada laga melawan Frankfurt, lini belakang Bayern seperti kehilangan fokus di babak yang kedua. Gol pertama Frankfurt pada laga itu berawal dari kesalahan Harry Kane yang melanggar pemain lawan di dalam kotak penalti, sementara gol kedua terjadi akibat blunder yang dilakukan oleh Kim-min Jae.













