banner 728x250
Dunia  

Indonesia Dipercaya Jadi Wakil Komandan Pasukan Internasional di Gaza, Ini Kata Prabowo

Presiden AS Donald Trump (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada pertemuan "Dewan Perdamaian" di sela pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos pada 19 Januari 2026. (Foto: AFP VIA GETTY IMAGES)

ABNnews – Presiden Prabowo Subianto membawa kabar besar dari lawatannya di Amerika Serikat. Indonesia dipastikan akan mengirimkan 8.000 pasukan TNI ke Gaza, Palestina, dalam waktu dekat. Tak hanya itu, RI juga diberi kepercayaan menduduki posisi wakil komandan pasukan internasional!

“Mungkin tidak lama, 1-2 bulan lagi,” ujar Presiden Prabowo kepada wartawan usai menghadiri KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza di Washington DC, Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

Berikut adalah fakta-fakta penting terkait misi besar TNI di Gaza:

1. Jadi Wakil Komandan Internasional
Indonesia mendapatkan posisi strategis dalam Pasukan Stabilisasi Internasional atau Stabilization Force (ISF). Prabowo mengungkapkan bahwa dunia internasional secara khusus meminta Indonesia mengisi kursi pimpinan.

“Mereka minta kita jadi deputy commander (wakil komandan),” kata Prabowo. Ia menegaskan akan memilih perwira terbaik untuk mengemban tugas mulia tersebut. “Ya dipilih, ya kita cari yang bagus,” imbuhnya.

2. Kirim 8.000 Pasukan ke Jalur Gaza
Sebanyak 8.000 prajurit TNI akan dikerahkan untuk bergabung dengan ISF. Jumlah ini bahkan bisa bertambah tergantung situasi di lapangan.

“Kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi mengirimkan prajurit kami dalam jumlah yang signifikan sebanyak 8.000, bahkan bisa lebih jika dibutuhkan,” tegas Prabowo di hadapan para pemimpin negara anggota BoP.

3. Tim ‘Advance’ Berangkat Lebih Dulu
Sebelum pasukan utama diterjunkan, pemerintah akan mengirimkan tim advance dalam skala kecil. Tim ini memiliki misi krusial:
* Memetakan wilayah penugasan.

* Menganalisis risiko keamanan di Gaza.

* Menyiapkan koordinasi teknis dengan ISF.


4. Fokus Pertama: Wilayah Rafah
Komandan ISF, Mayor Jenderal Jasper Jeffers (AS), memproyeksikan total 20.000 tentara dan 12.000 polisi internasional akan bertugas memulihkan Gaza pascaperang. Titik pertama yang akan disasar oleh pasukan ini adalah Rafah, wilayah selatan Gaza yang berbatasan dengan Mesir.

5. Gabungan Pasukan Berbagai Negara
Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga telah berkomitmen mengirimkan tentaranya, antara lain: Kazakhstan, Albania, Maroko dań Kosovo.

Sementara itu, Mesir dan Maroko akan fokus pada pengiriman personel polisi untuk memberikan pelatihan bagi kepolisian lokal di Palestina.

KTT yang dipimpin langsung oleh Presiden Donald Trump ini berlangsung selama 3 jam di Donald J. Trump Institute of Peace. Pertemuan ini memaparkan rencana besar pemulihan dan pembangunan kembali Jalur Gaza yang hancur akibat konflik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *