banner 728x250

Jaringan Iran-Indonesia Terbongkar! Bareskrim Gerebek Pabrik Sabu di Apartemen Sunter

Barang bukti dari penggeledahan apartemen di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (14/2/2026) terkait kasus laboratorium narkoba jaringan Iran - Indonesia. (DOK. Dittipidnarkoba Bareskrim Polri )

ABNnews – Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan narkoba internasional Iran-Indonesia. Seorang WNA asal Iran bernama Saeidi Bayaz (SB) ditangkap sebelum polisi akhirnya menggerebek sebuah apartemen di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang disulap menjadi laboratorium gelap narkoba.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa penangkapan Saeidi berlangsung di Jalan Pramuka, Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (14/2/2026).

“Yang diamankan atas nama SB asal Tehran,” ujar Eko dalam keterangannya, Minggu (15/2/2026).

Janjian di Warung Kebab Berujung Ciduk

Aksi penggerebekan ini bermula dari pengembangan hasil controlled delivery terhadap tersangka sebelumnya, Kazemi Kouhi Farzad.

Farzad mengaku diperintah oleh seorang DPO bernama Husein yang berada di Iran untuk bertemu Saeidi di sebuah tempat makan, Kourosh Kebab.

Tim gabungan Bea Cukai dan Bareskrim Polri pun langsung bergerak ke lokasi dengan membawa Farzad sebagai “umpan”. Sekitar pukul 19.50 WIB, tim tiba di lokasi dan langsung meringkus Saeidi yang saat itu sudah menunggu.

“Setelah hasil interogasi singkat dan pengecekan ponsel WNA Saeidi tersebut, tim menemukan alamat tempat tinggal yang bersangkutan,” ungkap Eko.

Lab Sabu di Lantai 27 Apartemen Sunter

Tak butuh waktu lama, polisi langsung meluncur ke sebuah apartemen di Jakarta Utara. Di lantai 27 unit 28BD, petugas melakukan penggeledahan yang disaksikan oleh pihak keamanan dan pengurus apartemen. Benar saja, unit tersebut dijadikan laboratorium gelap (clandestine lab) produksi sabu.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita barang bukti narkotika berupa:
* 4 bungkus sabu dengan berat total 1.683 gram bruto.

* 1 unit telepon genggam dan 1 paspor.


Alat Setrika Uap hingga Limbah Sabu Disita

Selain narkoba siap edar, petugas juga menemukan sederet peralatan produksi yang mencengangkan, di antaranya:
* Alat Elektronik: Electrical powder grinder, kompor gas portabel, timbangan, dan satu unit alat setrika uap.

* Bahan Kimia: 3 botol aseton dan 2 jeriken berisi aseton.

* Alat Masak: 4 panci, teko, saringan, alat kocok, sodet, hingga gulungan kertas minyak.

* Barang Bukti Lain: Plastik klip besar ukuran 1 kg, sarung tangan medis, piring bekas wadah sabu, serta dua stoples berisi limbah pengolahan sabu.


Saat ini, tim Bareskrim telah memasang garis polisi di unit apartemen tersebut dan berkoordinasi dengan Puslabfor untuk penyelidikan lebih mendalam. Para pelaku kini ditahan untuk proses penyidikan guna memburu jaringan internasional lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *