ABNnews — Universitas Nasional (Unas) mengukuhkan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon sebagai Profesor Kehormatan (Prof. Honoris Causa) dalam sidang terbuka senat akademik di Auditorium Universitas Nasional, Jakarta pada Rabu (11/02) lalu.
Gelar tersebut merupakan penghargaan akademik tertinggi yang diberikan atas kontribusi di bidang kebudayaan, pendidikan, dan kehidupan kebangsaan.
Rektor Universitas Nasional, El Amry Bermawi Putera dalam sambutannya di Jakarta, Rabu, pemberian gelar tersebut berdasarkan karya intelektual hingga pengabdian kebudayaan yang dilakukan Fadli Zon.
“Berdasarkan rekam jejak akademik kemudian karya intelektual serta pengabdian kebudayaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, saudara Fadli Zon memenuhi kriteria sebagai Profesor Kehormatan Universitas Nasional,” kata El Amry.
Pihaknya juga melihat dari sisi akademik, Fadli memiliki latar belakang pengetahuan mendalam mengenai ilmu sosial dan sejarah berkat pendidikan sebelumnya di Universitas Indonesia hingga pendidikan doktoral di bidang sejarah.
“Capaian itu diwujudkan melalui aktivitas keilmuan, penulisan artikel ilmiah serta keterlibatan diskusi akademik di tingkat nasional dan internasional,” ungkap El Amry.
Menurutnya kontribusi Fadli linear dengan visi misi Universitas Nasional yakni pelestarian kebudayaan, penguatan memori kolektif bangsa dengan aktif menghadirkan museum dan mengembangkan rumah budaya seperti museum keramik nusantara, museum pusaka hingga museum kujang.
Kehadiran museum tersebut menurutnya tak hanya menjadi rumah pamer namun juga pusat edukasi, dokumentasi dan penelitian kebudayaan nusantara yang terbuka bagi masyarakat luas dan peneliti.
Selain itu, lanjut El Amry, dedikasi Fadli atas pencatatan, merawat, mengumpulkan ribuan artefak budaya yang berhasil mencatatkan rekor dalam MURI.
“Oleh karena itu, berdasarkan pertimbangan akademik, konstitusi budaya yang nyata, menunjukkan yang berkaitan serta dampak nasional dan internasional yang dihasilkan, Universitas Nasional menilai bahwa saudara Fadli Zon layak dan pantas dianugerahi gelar Profesor Kehormatan,” pungkasnya.
Fadli Zon merupakan sosok putra dari pasangan Zon Harjo dan Ellyda Yatim yang berasal dari Payakumbuh, Sumatera Barat.
Pria berdarah minang ini pernah tumbuh di wilayah Bogor kemudian pindah ke Jakarta.
Fadli diketahui pernah mengenyam pendidikan di Harlandale High School Texas USA pada 1989-1990.
Ia mendapat gelar Master of Science (MSc) Development Studies dari The London School of Economics and Political Scienve (LSE) Inggris pada 2003.
Selain itu, Fadli juga menempuh pendidikan S3 Program Studi Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia pada 2016.













