banner 728x250
Dunia  

Israel Gabung Board of Peace di Saat Sekutu Barat AS Banyak yang Menjauh

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio dan PM Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: istimewa)

ABNnews — Israel menyatakan telah bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Keputusan Israel itu disampaikan Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu pada Rabu selama kunjungannya ke Washington di mana dia bertemu Trump dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Netanyahu berada di Washington sebenarnya untuk membahas masalah Iran dengan Trump. Namun setelah bertemu Rubio, Netanyahu seperti dilansir Reuters, pada Kamis (12/02), mengunggah foto di X yang menunjukkan dia menandatangani aksesi Israel sebagai anggota Dewan Perdamaian.

Sekadar diketahui, sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB, yang diadopsi pada pertengahan bulan November lalu, memberi wewenang kepada BoP dan negara-negara yang bekerja dengannya untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza.

Berdasarkan rencana Trump di Gaza, BoP dimaksudkan untuk mengawasi pemerintahan sementara di Gaza. Trump kemudian mengatakan dewan tersebut, dengan dia sebagai ketuanya, akan diperluas untuk mengatasi konflik global.

BoP akan mengadakan pertemuan pertamanya pada 19 Februari di Washington untuk membahas rekonstruksi Gaza. Presiden Indonesia, Prabowo Subianto diundang untuk pertemuan itu, namun belum memutuskan akan datang atau tidak.

Banyak pakar hak asasi manusia (HAM) mengatakan bahwa Trump yang mengawasi BoP yang mengawasi urusan wilayah asing mirip dengan struktur kolonial.

Kehadiran Israel di BoP diperkirakan akan menimbulkan kritik lebih lanjut karena dewan tersebut tidak menyertakan Palestina.

Banyak negara bereaksi dengan hati-hati atas undangan Trump untuk bergabung dengan BoP yang diluncurkan pada akhir Januari. Banyak pakar khawatir bahwa dewan tersebut dapat melemahkan PBB.

Meskipun beberapa sekutu Washington di Timur Tengah telah bergabung, banyak sekutu tradisional Barat yang menjauh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *