banner 728x250

Singkirkan Napoli dari Coppa Italia, Como Ulang Pencapain 40 Tahun, Fabregas Puji Anak Asuhnya

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas. (Foto: istimewa)

ABNnews — Como 1907 menyingkirkan Napoli dari ajang Coppa Italia 2025/2026. Tim besutan Cesc Fabregas menyingkirkan Il Partenopei di babak perempat final, lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Bermain di Stadio Diego Armando Maradona, Rabu (11/02),  Como 1907 besutan Cesc Fabregas unggul lebih dulu berkat gol Martin Baturina (39′) dari titik penaltu.

Skuad asuhan Antonio Conte lantas menyamakan kedudukan berkat kontribusi sang penyerang sayap, Antonio Vergara pada menit ke-46.

Setelah kedua tim bermain imbang, laga dilanjutkan ke babak adu penalti untuk mencari pemenang. Dari delapan penendang Como, hanya Maximo Perrone yang gagal menunaikan tugas dari titik 12 pas.

Sementara dua eksekutor Napoli, yakni Romelu Lukaku dan Stanislav Lobotka tak bisa menjaringkan bola ke gawang Como. Skor adu penalti tuntas 7-6 untuk kemenangan Como 1907.

Usai laga, Cesc Fabregas memuji anak asuhnya. Dikutip dari tuttomercatoweb, ia memberi wejangan, “Saya bilang bahwa banyak orang tidak pernah merasakan hal seperti ini, jadi penting untuk percaya.”

“Saya bilang untuk menikmati menit-menit ini, yang hebat adalah mereka. Kami bisa saja takut,” ucap pelatih asal Spanyol itu.

“Saya berterima kasih kepada mereka karena membuat saya bisa mengalami momen seperti ini,” kata mantan pemain Arsenal ini.

Bagi Como 1907, keberhasilan menembus semifinal Coppa Italia 2025-2026, mengulang pencapaian 40 tahun lalu. Pada partai semifinal nanti, Lucas da Cunha dan kawan-kawan sudah dinanti oleh raksasa Italia lainnya yakni, Inter Milan.

Fabregas belum mau bicara banyak soal bbak semifinal melawan Inter. Ia hanya memastikan bahwa anak asuhnya terus menjaga level konsentrasi. Termasuk untuk laga berikut melawan Fiorentina, Sabtu (14/02) mendatang di pentas Liga Italia.

“Tonggak bersejarah, momen yang indah dan positif. Euforia harus disimpan untuk akhir musim, ini cuma sepuluh menit musik, tapi kami harus kembali menapak bumi karena kami masih harus bermain hari Sabtu,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *