banner 728x250

Jeritan Hati Bocah SD di Bandung Barat, Hamil 7 Bulan Usai Dipaksa Layani Ayah Tiri!

Ilustrasi.(Shutterstock)

ABNnews – Aksi biadab seorang ayah tiri berinisial WS (25) bikin elus dada. Pria pengangguran di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat ini tega menyetubuhi anak sambungnya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga hamil tua.

Korban yang baru berusia 12 tahun itu kini harus menanggung beban berat akibat perbuatan bejat sang ayah tiri. Usia kandungannya bahkan sudah memasuki angka tujuh bulan.

“Tanggal 29 Desember ada pengaduan ke kita melalui hotline, ada tindakan pelecehan atau persetubuhan anak di bawah umur,” ujar Pendamping Korban Kekerasan PPPA DP2KBP3A Bandung Barat, Deden Irwan Kusumah, Selasa (10/2/2026).

Terbongkar Berkat Kecurigaan Sang Kakak

Kasus memilukan ini terungkap setelah kakak korban merasa ada yang aneh dengan perubahan fisik adiknya. Karena masih anak-anak, kehamilan korban awalnya tidak terlalu terlihat jelas secara kasat mata.

Keluarga bak disambar petir saat hasil pemeriksaan medis keluar. Bocah malang itu ternyata sudah mengandung dalam waktu yang cukup lama.

“Korban ini anak kecil, hamilnya nggak kelihatan. Pas Desember korban ada keluhan di perut, akhirnya dia mengadu ke kakaknya. Pas diperiksa ternyata sudah mengandung 7 bulan,” jelas Deden.

Modus Uang Jajan dan Ancaman Saat Ibu ke Sawah

Berdasarkan hasil pendalaman, WS diketahui baru menikahi ibu korban pada tahun 2024 lalu. Statusnya sebagai pengangguran membuat WS leluasa melancarkan aksinya berkali-kali saat sang istri sedang banting tulang bekerja di sawah.

Agar korban bungkam, pelaku menjalankan taktik kotor dengan memberikan uang jajan sekaligus melontarkan ancaman.

“Ada ancaman, setelah menerima pelecehan selalu dikasih jajan ketika ibunya sedang bekerja di sawah. Itu dilakukan terus menerus,” tutur Deden.

Korban Trauma Berat, Pelaku Diringkus!

Saat ini, korban berada dalam pengawasan ketat tim medis dan psikolog untuk memulihkan trauma berat yang dialaminya menjelang persalinan. Pihak DP2KBP3A memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas di meja hijau.

“Kami sudah assessment, psikis korban kena banget. Sekarang sudah mulai tersenyum, kesehatannya juga terus kami pantau,” tambahnya.

Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat menciduk pelaku. Kapolsek Cipatat Kompol Iwan Setiawan mengonfirmasi bahwa WS sudah diamankan dan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Cimahi.

“Karena bukti permulaan sudah cukup, pelaku kami amankan dari kediamannya dan langsung diserahkan ke Unit PPA Polres Cimahi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Iwan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *