banner 728x250

Mensesneg Jawab Isu Reshuffle Kabinet Jelang Lebaran, Ini Katanya

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi. (Foto: istimewa)

ABNnews – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara soal isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Prasetyo memastikan tidak akan ada bongkar pasang kursi menteri dalam waktu dekat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Reshuffle lagi, enggak ada reshuffle,” ujar Prasetyo singkat kepada wartawan di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Prasetyo menegaskan, fokus pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh kegiatan masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga Lebaran nanti berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala.

Fokus Pemerintah: Ramadhan dan Lebaran Aman

Menurut Prasetyo, prioritas utama jajaran kabinet saat ini adalah bekerja keras melayani kebutuhan masyarakat di momen krusial tersebut. Ia menepis kabar bahwa energi pemerintah akan terbagi untuk urusan politik perombakan jabatan.

“Enggak ada (reshuffle), kita menjelang bulan suci Ramadhan, menjelang Lebaran kan. Bagaimana pemerintah bekerja keras supaya seluruh masyarakat dapat menjalani Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran nanti dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Meringankan Beban ‘Wong Cilik’

Selain memastikan keamanan, Prasetyo menekankan komitmen pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat menengah ke bawah, khususnya mereka yang berada di kelompok desil 1 hingga desil 4.

Sejumlah stimulus ekonomi pun telah disiapkan, di antaranya: Diskon Tiket Kereta Api, Diskon Tiket Pesawat serta Diskon Tiket Penyeberangan

“Semua semata-mata untuk membantu meringankan masyarakat. Harapan kita dengan seperti itu, ekonomi akan tumbuh dan bergerak di triwulan pertama. Itu yang selalu menjadi dasar,” tambahnya.

Jalan Berlubang Jadi Sorotan Serius

Bukan cuma soal ekonomi, Mensesneg juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan. Di tengah musim hujan, ia mewanti-wanti adanya lubang jalan yang rawan memicu kecelakaan maut selama arus mudik.

Prasetyo mengaku prihatin karena di beberapa titik, kerusakan jalan sudah memakan korban jiwa. Ia mengaku rutin memberikan “peringatan” kepada jajaran terkait setiap harinya.

“Saya terus hampir setiap hari mengingatkan seluruh jajaran untuk memperhatikan hal-hal kecil seperti ini, tapi berisiko fatal. Itu semangat yang ingin kita bangun,” pungkas Prasetyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *