banner 728x250

Ngerih! Wali Kota Bekasi Diancam Pakai Golok Saat Tertibkan PKL di Teluk Pucung

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diancam pakai golok oleh seorang pria saat menertibkan PKL di Teluk Pucung Bekasi. (Foto: istimewa)

ABNnews — Video viral beredar di media sosial, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto diancam oleh seorang pria dengan menggunakan golok, saat ia memimpin penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara, Minggu (08/02).

Dalam video yang beredar, situasi memanas saat petugas sedang menertibkan reklame dan berlanjut ke tempat penyimpanan kelapa.

Seorang pria berbaju merah tiba-tiba datang sambil mengumpat, lalu masuk ke sebuah ruko. Ia kemudian keluar membawa sebilah golok dan berjalan menghampiri rombongan Wali Kota.

“Awas pak, awas pak wali,” terdengar suara perekam video dalam rekaman tersebut.

Menyaksikan ancaman itu, Tri Adhianto segera menjauh dari lokasi. Beberapa petugas yang ada berusaha mencegah dan menenangkan pria tersebut.

Menanggapi insiden ini, Tri Adhianto menegaskan bahwa penertiban dilakukan setelah ada imbauan sebelumnya kepada pedagang.

“Tentu sudah ada imbauan sebelumnya. Saya minta petugas melakukan secara persuasif. Tugas saya memastikan negara hadir untuk menegakkan aturan,” kata Tri saat dikonfirmasi, Minggu, 8 Februari 2026.

Tri menyatakan dirinya tidak merasa khawatir dengan ancaman fisik yang dihadapinya. Kekhawatirannya justru tertuju pada budaya membiarkan pelanggaran aturan tumbuh di masyarakat.

“Saya bukan khawatir kepada goloknya, tetapi khawatir jika masyarakat sering melanggar peraturan dan ini akan menjadi kebiasaan. Lama-lama jadi pembiaran, akhirnya para pelanggar merasa dirinya paling benar,” ujar Tri.

Menurutnya, perasaan “benar” pada pelanggar itulah yang sering memicu kemarahan saat penertiban dilakukan. “Nah, kemarahan ini lah bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun ketika tidak pernah ditindak,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *