ABNnews – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon resmi memfasilitasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) Diklat Penyelenggaraan Penanggulangan Pencemaran Tingkat I.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) demi menjaga laut Indonesia tetap bersih.
Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kelancaran “laboratorium lapangan” bagi para peserta diklat tersebut.
“Tentunya kami menyambut baik diklat ini, KSOP Kelas II Cirebon siap membantu dan memfasilitasi kegiatan PKL ini,” ujar Ferry saat membuka kegiatan di Cirebon, Senin (9/2/2026).
Genjot Kompetensi SDM di Sektor Maritim
Ferry menekankan bahwa Diklat Penanggulangan Pencemaran TK. I ini sangat krusial. Pasalnya, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut harus terus diperbarui agar sigap menghadapi tantangan pencemaran di perairan.
“Saya mengapresiasi kegiatan diklat ini. Seperti kita ketahui, kompetensi SDM sangatlah penting agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi dalam penyelenggaraan transportasi laut,” ucapnya.
Menurut Ferry, pemahaman mendalam soal penanggulangan pencemaran akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan transportasi laut nasional yang lebih ramah lingkungan dan profesional.
Langsung Terjun ke Lapangan Selama 3 Hari
Bukan sekadar teori, para peserta dituntut untuk mampu menerapkan ilmu yang didapat secara langsung di lapangan. Dengan begitu, proses kerja nyata di pelabuhan dapat dipahami secara mendalam.
“Harapan saya para peserta dapat mengikuti diklat dengan baik dan lancar, karena tentu PKL ini sangat penting agar para peserta dapat mengetahui bagaimana proses kerja selama berada di lapangan secara langsung,” harap Ferry.
Sebagai informasi kegiatan PKL Diklat ini di ikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari ASN di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kegiatan berlangsung selama 3 hari dimulai pada tanggal 9 s.d. 11 Februari 2026. Sebelumnya para peserta diklat sudah mendapatkan materi yang diselenggarakan di BP2TL Jakarta.













