banner 728x250

Bye-bye Macet! LRT Jabodebek Kini Jadi Primadona Baru, Penumpangnya Tembus Angka Fantastis

Foto dok KAI

ABNnews – Layanan angkutan perkotaan milik KAI Group makin jadi andalan masyarakat sepanjang tahun 2025. Terbukti, angkanya melonjak drastis! Ratusan juta orang kini lebih memilih naik kereta untuk mobilitas harian, mulai dari urusan kantor hingga pendidikan.

Data KAI Group mencatat, total pengguna layanan angkutan perkotaan sepanjang 2025 mencapai 442.111.779 orang. Angka ini naik signifikan sekitar 36 juta penumpang dibanding tahun 2024 yang tercatat sebesar 406.024.854 pengguna.

Salah satu yang paling mentereng adalah performa LRT Jabodebek. Kereta layang ini sukses jadi primadona baru bagi warga Bekasi dan Depok yang ingin ke Jakarta tanpa pusing macet.

Sepanjang 2025, LRT Jabodebek melayani 28.816.787 pengguna, melonjak tajam dari tahun sebelumnya yang hanya 21.055.870 pengguna. Konektivitas kawasan hunian menuju pusat bisnis kini terbukti makin sat-set!

KRL Jabodetabek Masih Jadi ‘Raja’

Meski LRT naik daun, kontribusi terbesar tetap datang dari KAI Commuter. Secara total, layanan ini mengangkut 400,7 juta orang di seluruh Indonesia. Berikut rincian penguasa rel di berbagai wilayah:
* Jabodetabek: Melayani 349,3 juta pengguna (Tetap yang tersibuk!).

* Bandung Raya: 18,7 juta pengguna.

* Surabaya & Sekitarnya: 16,0 juta pengguna.

* Yogyakarta & Solo: 9,0 juta pengguna KRL dan 1,1 juta pengguna KA Prameks.

* Banten (Rangkas-Merak): 4,4 juta pengguna.


Kereta Bandara Juga Makin Moncer

Bukan cuma pekerja kantoran, para traveler juga makin hobi naik kereta bandara. Di Yogyakarta, KA Bandara YIA melayani 2,8 juta orang. Bahkan, layanan KA BIAS yang menghubungkan perkotaan ke Bandara YIA lewat jalur eksisting meroket tajam dari 192 ribu menjadi 769 ribu penumpang.

Di Sumatera Utara, KA Srilelawangsa (Medan-Kualanamu) melayani 4,1 juta orang. Sementara itu, LRT Sumatera Selatan di Palembang tetap solid dengan 4,6 juta pengguna.

Kata KAI Soal Lonjakan Penumpang

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut tren positif ini sejalan dengan data BPS 2025 yang menunjukkan dominasi penduduk usia produktif dengan mobilitas tinggi.

“Peningkatan jumlah pengguna ini mencerminkan kebutuhan mobilitas yang semakin terhubung. Ini menjadi landasan bagi KAI Group untuk terus meningkatkan kualitas layanan, kenyamanan, serta integrasi antarmoda,” ujar Anne Purba dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).

Menurut Anne, transportasi berbasis rel sangat efektif membantu efisiensi waktu dan mengurai kemacetan kota. KAI pun berkomitmen untuk terus menghadirkan sistem mobilitas yang terjangkau dan relevan bagi masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *