ABNnews – Salah satu unsur dalam Tri Dharma Pergurun Tinggi yang menjadi kewajiban dosen adalah pengabdian kepada masyarakat. Terkait dengan hal itu, dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) yang dilaksanakan secara offline, Sabtu (17/1/2026).
Herry selaku ketua pelaksana PM dibantu dengan Edward Enrieco dan Rawit Sartika selaku Tutor, beserta Muhammad Pasha Sinar Ramadhan dan Risma Nazwa Amanda selaku anggota, melakukan kegiatan pengabdian tersebut dengan tema Pelatihan Artificial Intellegence untuk Mengembangkan Kualitas Pembelajaran bagi Guru TPQ Al Ikhlas Cipanas Cianjur.
Edward Enrieco selaku Tutor, memberikan penjelasan dan pengarahan kepada peserta mengenai fungsi dan cara AI dalam membuat media pembelajaran menggunakan teknologi AI kepada para Guru TPQ Al Ikhlas Cipanas Cianjur, tutor menampilkan modul pembelajaran mengenai aplikasi yang mendukung pemaksimalan Artificial Intellegence untuk Mengembangkan Kualitas Pembelajaran terhadap para guru, sehingga guru dapat merancang strategi pengajaran yang lebih efektif dan terarah dimana teknologi AI dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan problem-solving anak sejak usia dini melalui permainan edukatif dan simulasi berbasis AI.
“Kemajuan teknologi Kecerdasan Artifisial (AI) saat ini membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembuatan media pembelajaran anak. Dengan memanfaatkan teknologi AI, diharapkan guru dapat lebih mudah dan cepat menghasilkan konten visual, seperti video pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak. Melalui pelatihan ini diharapkan dengan keterampilan tersebut, para guru dapat berkontribusi secara aktif dalam menciptakan dan menyebarkan konten-konten edukatif yang ramah anak. Semakin banyak konten positif yang dihasilkan oleh guru TPQ, maka semakin besar pula peluang terciptanya ruang digital yang dipenuhi dengan materi yang sehat, mendidik, dan bermanfaat bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berdampak pada proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan kolektif untuk membangun ekosistem digital yang lebih aman dan positif bagi anak.” jelas Herry.
Siti Hasanah, S.Pd selaku Kepala Sekolah TPQ Al Ikhlas menyatakan bahwa kegiatan ini sangatlah positif guna menambah pengetahuan kepada para Guru TPQ agar dapat lebih memahami mengenai fungsi dan cara AI dalam membuat media pembelajaran menggunakan teknologi AI.
“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dari para dosen Universitas BSI. Banyak manfaat dan ilmu yang kami peroleh seputar pelatihan teknologi AI dalam menghasilkan media pengajaran yang berbasis teknologi digital, semoga selepas mengikuti kegiatan ini, kami selaku guru dapat mempunyai kemampuan lebih dalam membuat media pengajaran yang berbasis teknologi digital dengan lebih baik lagi,” tutupnya.













