banner 728x250

Konten Pacar 1 Jam Diduga Berbalut Child Grooming, Konten Kreator Shandy Logay Jadi Tersangka

Konten kreator pacar 1 jam jadi tersangka. (Foto: istimewa)

ABNnews — Polres Tasikmalaya Kota menetapkan konten kreator bernama Shandy Logay sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana perlindungan anak.

Shandy Logay diduga melakukan aksi child grooming kepada pelajar perempuan di bawah umur dalam konten Pacar 1 Jam. Oleh polisi ia dijerat undang undang perlindungan anak, pasal eksploitasi anak secara ekonomi kepada korban.

“Sudah ditahan, (tersangka) dijerat pasal undang undang perlindungan anak. Korban masih di bawah umur.  Eksploitasi anak secara ekonomi,” kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKBP Herman Saputra, Kamis (29/01).

Herman mengatakan penetapan tersangka dilakukan berdasarkan gelar perkara yang telah dilakukan sebelumnya. Selanjutnya, lanjut Herman, pihaknya akan segera mengirimkan berkas ke kejaksaan.

Sementara kuasa hukum korban, Naufal Putra mengapresiasi langkah kepolisian yang bergerak cepat mengawal kasus itu. Ia mengaku akan mengawal kasus itu hingga ke pengadilan.
“Tidak menutup kemungkinan akan kembali membuat laporan terkait kasus yang sama yang dilakukan oleh pelaku. Seiring jumlah korban yang terus bertambah,” kata dia.

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, Shandy Logay tampak mendatangi dua siswi SMA di sebuah pusat perbelanjaan. Awanya ia bertanya perihal uang jajan harian mereka.

Salah satu siswi menjawab Rp10 ribu.
Shandy Logay kemudian memberikan uang Rp50 ribu kepada siswi tersebut agar mengizinkan temannya ikut bersamanya.

Siswi itu menyetujui dan menerima uang tersebut. Sementara itu, siswi SMA lain yang diajak SL disebut akan mendapatkan uang sepuluh kali lipat dari uang jajannya per hari.

Dalam video tersebut, SL membawa siswi itu berkeliling menggunakan mobil.
Keduanya terlihat berinteraksi layaknya pasangan selama sekitar satu jam, termasuk makan dan minum bersama. Di sela-sela perjalanan, Shandy Logay sering memuji korban dengan sebutan cantik dan lainnya.

Setelah sejam berlalu, Shandy Logay memberikan uang Rp 100 ribu kepada siswi yang diajaknya. Video tersebut sontak menyebar dan memicu perdebatan luas soal batas etika pembuatan konten demi popularitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *