banner 728x250

Hampir Semua Rumah di 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua Bandung Barat

Hampir semua rumah di 2 kampung Bandung Barat tertimbun longsor. (Foto: istimewa)

ABNnews — Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Asep Ismail mengatakan, longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/01), menimbun hampir seluruh rumah warga di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu.

“Iya, hampir semuanya tertimbun. Mudah-mudahan longsoran tidak terus berlanjut,” kata Wabup Asep Ismail di Bandung Barat, Sabtu (24/01).

Hingga Sabtu pukul 13.00 WIB siang kemarin, sebanyak delapan orang korban bencana longsor ditemukan tewas.

Sementara 23 warga dipastikan selamat dari bencana longsor di Desa Pasirlangu, dan telah direlokasi sementara ke kantor desa setempat, guna mengantisipasi potensi longsor susulan akibat cuaca ekstrem.

Asep  mengatakan relokasi dilakukan sebagai langkah cepat penanganan darurat untuk menjamin keselamatan warga, sambil menunggu perkembangan situasi di lokasi bencana.

“Untuk sementara warga yang diungsikan saya arahkan ke pihak kecamatan, agar segera direlokasi dulu ke Desa Pasirlangu,” jelasnya.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta relawan, untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pemantauan kondisi tanah dan cuaca di sekitar lokasi longsor.

Wabup seperti dilansir antaranews, menambahkan hingga saat ini kondisi pengungsian masih memungkinkan untuk menampung warga terdampak dan kebutuhan dasar mulai dipenuhi secara bertahap.

“Barusan saya lihat, Alhamdulillah, masih dalam kondisi tertampung dan masih memungkinkan untuk tetap berada di desa,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan pencarian terhadap warga yang diduga terdampak longsor.

“Sesuai data sementara hingga saat ini, jumlah jiwa yang belum ditemukan atau belum terlacak keberadaannya sekitar 111 jiwa dari 34 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan yang ditemukan selamat sebanyak 23 orang, dan sisanya masih dalam pencarian,” jelasnya.

Ia menyebutkan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah penanganan darurat, terutama dukungan anggaran kebencanaan pada awal tahun.

Selain itu pihaknya berharap adanya bantuan dari berbagai pihak, khususnya bantuan sembako, untuk memenuhi kebutuhan makan keluarga terdampak bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *