banner 728x250

Warganet Berspekulasi Soal Kematian Lula Lahfah, Polisi Ungkap Penyebabnya

Almarhumah Lula Lahfah. (Foto: istimewa)

ABNnews — Selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jalan Darmawangsa, Cipete, Jakarta Selatan pada Jumat (23/01) pukul 18.44 WIB.

Di tengah suasana duka, kematian mendadak selebgram berusia 26 tahun tersebut memunculkan spekulasi liar di kalangan warganet. Sejumlah warganet mengaitkan kepergian mendadak sang influencer dengan rumor penggunaan obat-obatan terlarang hingga overdosis.

Isu tak berdasar seperti penggunaan pods berisi kandungan narkoba hingga Whip Pink Gas atau “happy balloon” sempat mencuat di berbagai kolom komentar.

Namun, spekulasi liar tersebut terbantahkan oleh keterangan polisi. Berdasar hasil penyelidikan, tidak ditemukan indikasi pesta narkoba atau tanda-tanda penggunaan zat terlarang di apartemen korban.

Penyidik justru menemukan bukti bahwa Lula sedang menjalani perawatan medis. “Di lokasi ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI (Rumah Sakit Pondok Indah),” tulis laporan kepolisian.

Adapun Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan dalam keterangannya pada Sabtu (24/01) mengatakan, Lula Lahfah sempat melakukan pemeriksaan medis didampingi asisten pribadinya sesaat sebelum ditemukan meninggal.

“Dan semalam baru berobat bersama sopir atau asisten pribadinya bernama Saudara Sindy,” ungkap I Putu Yuni Setiawan.

Sementara Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh sang selebgram. “Tidak ada tanda-tanda penganiayaan,” tegas Kompol Murodih.

Meski tidak ditemukan luka fisik atau tanda penganiayaan, penyidik menemukan sejumlah bukti medis di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bukti tersebut berupa obat-obatan serta dokumen perawatan kesehatan milik almarhumah. “Namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” lanjut Murodih.

Temuan ini diperkuat saat dokter pribadi Lula Lahfah datang untuk mengecek kondisi sang kreator konten tersebut pada malam harinya. “Pukul 19.23 WIB, dokter tiba untuk mengecek korban dan ditemukan obat,” pungkas Murodih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *