ABNnews – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan ekonomi kerakyatan. Tak sekadar memberikan pinjaman modal, BRI punya strategi khusus bertajuk “Klasterku Hidupku” untuk menyulap UMKM agar bisa “naik kelas” secara kolektif.
Hingga akhir tahun 2025, program ini telah mencatatkan pencapaian luar biasa dengan membina 42.682 Klaster Usaha. Klaster ini dibentuk berdasarkan kesamaan sektor produksi dan kedekatan sosial, sehingga para pelaku usaha bisa bertumbuh bareng dalam ekosistem yang solid.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa kunci dari program ini adalah pendampingan menyeluruh, bukan hanya soal uang.
“BRI berkomitmen untuk mendampingi UMKM secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan hingga penguatan kapasitas usaha. Pendampingan ini kami lakukan melalui pelatihan, peningkatan literasi keuangan, serta berbagai program pemberdayaan,” ujar Akhmad di Jakarta, Jumat (23/1/2026).
Sektor Pertanian Jadi Primadona
Data BRI menunjukkan mayoritas klaster yang diberdayakan berada di sektor produksi, yakni mencapai 82,36%. Menariknya, sektor pertanian mendominasi dengan porsi sebesar 48,05%. Hal ini sejalan dengan strategi BRI untuk memperkuat basis ekonomi riil di daerah-daerah.
Tak tanggung-tanggung, sepanjang perjalanannya, BRI telah menggelar 3.001 kegiatan pemberdayaan. Mulai dari pelatihan bisnis maut hingga pemberian bantuan sarana dan prasarana produksi untuk menunjang operasional para pelaku usaha.
Inklusi Keuangan Tembus 87 Persen
Keberhasilan program ini juga terlihat dari sisi inklusi keuangan. Dari total lebih dari 480 ribu anggota klaster, sebanyak 87,7% sudah memiliki rekening di BRI. Bahkan, sebagian besar anggota sudah terhubung dengan akses pembiayaan untuk memperbesar skala usaha mereka.
Program “Klasterku Hidupku” ini menjadi bagian dari strategi besar BRI dalam membangun rantai nilai di tingkat lokal. Inisiatif ini melengkapi ekosistem pemberdayaan lainnya seperti Desa BRILiaN, Rumah BUMN, hingga LinkUMKM.
“Dengan pendekatan tersebut, BRI berharap klaster usaha yang berhasil berkembang dapat menjadi referensi dan role model bagi UMKM di daerah lainnya,” pungkas Akhmad.













