banner 728x250

Persiapan Mudik 2026! Kemenhub Sisir Kapal di Batam, ‘Haram’ Berlayar Jika Tak Laik

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

ABNnews – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai tancap gas mengamankan jalur mudik Lebaran 2026. Melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel), tim gabungan langsung “menggerebek” sejumlah pelabuhan di Batam untuk melakukan uji petik alias pemeriksaan kelaikan kapal penumpang.

Uji petik ini menyasar tiga pelabuhan utama di Batam yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat lintas pulau hingga lintas negara. Kapal cepat Emerald of Dumai rute Batam–Dumai menjadi salah satu yang pertama diperiksa secara mendalam.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah nyata untuk menjamin nyawa penumpang.

“Uji petik ini kami lakukan sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh kapal penumpang benar-benar laik laut sebelum masa angkutan Lebaran 2026. Keselamatan penumpang harus dipastikan sejak kapal masih sandar,” tegas Samsuddin, Jumat (23/1/2026).

Batam Jadi Perhatian Khusus

Kenapa Batam? Samsuddin menjelaskan bahwa Batam adalah wilayah krusial dengan 107 unit kapal penumpang yang beroperasi. Mobilitasnya pun sangat kompleks, mulai dari rute domestik hingga pelayaran internasional yang terikat aturan keselamatan dunia.

“Batam menjadi prioritas karena pergerakan penumpang yang tinggi dan melayani kapal cepat lintas negara. Pengawasan di sini harus lebih ketat dan konsisten,” jelasnya.

Tak hanya di Sekupang, tim juga menyisir Pelabuhan Harbour Bay untuk memeriksa kapal Oecanna 18, serta Pelabuhan Batam Center untuk mengecek kelaikan MDM Express 09.

Zero Compromise: Tak Ada Toleransi buat Keselamatan!

Dalam pemeriksaan ini, petugas menyisir setiap sudut kapal. Mulai dari kondisi lambung, mesin, alat navigasi, hingga yang paling krusial: alat keselamatan penumpang. Samsuddin mewanti-wanti para operator agar tidak main-main.

“Keselamatan tidak mengenal toleransi. Prinsip kami jelas, zero compromise for safety. Setiap kapal yang beroperasi harus memenuhi syarat, tanpa pengecualian!” ujar Samsuddin.

Pemeriksaan serentak ini dilakukan di seluruh Indonesia mulai 19 Januari hingga 19 Februari 2026. Dengan pengawasan ketat ini, Kemenhub berharap warga yang mudik via laut tahun ini bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *