banner 728x250

Gara-gara Trump Niat Caplok Greenland, Muncul Wacana Boikot Piala Dunia 2026

Gara-gara Trump mau caplok Greenland, muncul wacana boikot Piala Dunia 2026. (Foto: istimewa)

ABNnews — Niatan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mencaplok Greenland telah memicu wacana boikot Piala Dunia yang akan berlangsung di AS, Kanada dan Meksiko 2026.

Sejumlah asosiasi federasi sepak bola di negara-negara Eropa mulai gerah dan menyuarakan kemungkinan boikot. Sekitar 20 kepala asosiasi sepak bola nasional menggelar diskusi informal di Budapest pada Senin, 19 Januari 2026 lalu, di sela acara peringatan 125 tahun Federasi Sepak Bola Hungaria.

Melansir The Guardian, mereka membahas implikasi geopolitik dari krisis Greenland, termasuk potensi respons kolektif dunia sepak bola jika ketegangan meningkat.

Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, yang merupakan anggota UEFA. Trump, yang tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan militer untuk mengambil alih pulau itu, menimbulkan kekhawatiran besar terkait ancaman terhadap kedaulatan wilayah Eropa.

Kekhawatiran ini semakin relevan mengingat AS akan menjadi tuan rumah utama Piala Dunia 2026, menyelenggarakan 78 dari 104 pertandingan yang dijadwalkan berlangsung antara Juni dan Juli.

Diskusi di Budapest mencerminkan tingkat kekhawatiran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap tindakan Trump selama masa jabatannya

Beberapa tokoh senior percaya bahwa agresi militer terhadap Greenland akan menjadi titik balik yang mendorong boikot yang dipimpin UEFA atau langkah protes besar lainnya terhadap pemerintahan AS. Meski UEFA belum mengambil keputusan resmi, tekanan publik dan politik terus meningkat.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) FIFA, yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintahan Trump, belum menunjukkan tanda-tanda akan mengkritik situasi ini.

The Guardian mengungkapkan adanya rasa malu yang berkembang di internal FIFA setelah Presiden Gianni Infantino menganugerahkan “peace prize” kepada Trump pada Desember 2025.

Dalam pernyataannya, FIFA menyatakan tetap mendukung pemberian penghargaan tersebut dan mencatat bahwa penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2025, María Corina Machado, telah menyerahkan medalinya kepada Trump.

Di sisi lain, wacana penerimaan Greenland sebagai anggota UEFA juga kembali mencuat. Namun, perubahan statuta pada 2013 melarang keanggotaan bagi wilayah yang bukan negara berdaulat.

Greenland sebelumnya juga ditolak masuk oleh Concacaf pada 2025, sehingga saat ini tetap terisolasi dari jaringan konfederasi sepak bola internasional

UEFA dijadwalkan menggelar pertemuan Komite Eksekutif di Brussels pada 11 Februari 2026, sehari sebelum kongres tahunan.

Meski agenda resmi belum mencantumkan isu boikot atau keanggotaan Greenland, dinamika yang cepat berubah memungkinkan isu ini menjadi bahan diskusi penting dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *