banner 728x250

Drama Evakuasi Pesawat ATR: Cuaca Ekstrem, Jenazah Pramugari Terpaksa ‘Digantung’ di Pohon

Tim SAR mengevakuasi jenazah korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 (ANTARA FOTO/Muchtamir)

ABNnews – Proses evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berjalan sangat dramatis dan penuh rintangan. Hujan badai yang mengamuk membuat jenazah korban kedua, yang diduga seorang pramugari, masih tertahan di lereng gunung yang terjal.

Danrem 142/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, mengungkapkan bahwa cuaca buruk memaksa tim SAR gabungan menghentikan sementara pergerakan evakuasi demi keselamatan personel.

“(Posisi korban kedua) Korban masih di lereng,” kata Andre dikutip detik.com, Selasa (20/1/2026).

Jarak Pandang Hanya 1 Meter, Jenazah ‘Diamankan’ di Pohon

Kondisi di lapangan dilaporkan sangat ekstrem. Serda Marinir Samsul Alam, salah satu personel tim SAR yang berada di garis depan, menceritakan bagaimana timnya harus berjuang melawan kabut tebal dan badai.

Samsul menyebut jarak pandang tim penyelamat di atas gunung hanya tersisa satu meter. Karena tidak memungkinkan untuk menggotong jenazah turun dalam kondisi tersebut, tim mengambil langkah darurat untuk mengamankan jasad korban.

“Sudah aman posisi korban. Diikat, digantung di kantong mayat (di pohon). Karena cuaca ekstrem tidak memungkinkan untuk evakuasi,” jelas Samsul Alam.

Evakuasi Jalur Udara Mustahil, Jalur Darat Jadi Satu-satunya Opsi

Meski medan sangat berat, Brigjen Andre memastikan tim tidak menyerah. Namun, ia menegaskan bahwa evakuasi menggunakan helikopter sudah tertutup peluangnya akibat cuaca maut dan kabut tebal yang menyelimuti puncak Bulusaraung.

“Jelas (evakuasi udara) sudah tidak mungkin. Kita terpaksa lakukan evakuasi jalur darat, karena kita juga mengejar kepastian untuk keluarga korban,” tegas Andre.

Hingga saat ini, tantangan yang dihadapi tim SAR meliputi:
* Medan Terjal: Lokasi korban berada di jurang dengan kedalaman 200 hingga 500 meter dari puncak.

* Cuaca Buruk: Hujan badai dan kabut pekat yang membuat situasi menjadi gelap.

* Jalur Evakuasi: Tim masih mencari rute darat yang paling aman dan cepat menuju desa terdekat.


Daftar Temuan Jenazah Sejauh Ini

Hingga hari keempat operasi SAR, tim baru berhasil menemukan dua jenazah dari total 10 manifes penumpang:
1. Korban Pertama (Laki-laki): Ditemukan di jurang kedalaman 200 meter pada Minggu (18/1).

2. Korban Kedua (Perempuan/Pramugari): Ditemukan di kedalaman 500 meter pada Senin (19/1).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *