banner 728x250

Daftar 10 Orang Kru dan Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Hilang di Maros

Daftar manifest Pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: istimewa)

ABNnews — Pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar yang dilaporkan hilang kontak di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, membawa 10 orang yang terdiri dari tujuh kru dan tiga penumpang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa menyebut informasi itu berasal dari operator pesawat Indonesia Air Transport.

Data operator menunjukkan jumlah penumpang pesawat ATR 42-500 saat kejadian berjumlah 10 orang, bukan 11 orang seperti tercantum di manifest.

Nama Captain Sukardi tercatat di manifest, tetapi tidak ikut penerbangan. Mengutip kompas.com, kondisi itu membuat person on board hanya berjumlah 10 orang. “Confirm Capt. Sukardi tidak on board, sehingga POB hanya 10 orang. Sesuai informasi dari operator pesawat IAT,” ujar Lukman, Sabtu (17/01).

Diketahui, pesawat ATR 42-500 terbang dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada Sabtu pagi.

Pukul 04.23 UTC atau sekitar 11.23 WIB dan 12.23 Wita, Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center mengarahkan pesawat mendekati landasan pacu Bandara Makassar.

Proses pendekatan menunjukkan posisi pesawat berada di luar jalur seharusnya. Air Traffic Control kemudian memberi arahan ulang agar awak pesawat mengoreksi posisi.

Instruksi lanjutan kembali disampaikan supaya pesawat masuk ke jalur pendaratan sesuai prosedur. Kontak dengan awak pesawat terputus saat arahan terakhir diberikan.

Air Traffic Control langsung mendeklarasikan fase darurat DETRESFA atau Distress Phase sesuai ketentuan. Pencarian difokuskan di kawasan pegunungan kapur Bantimurung, Desa Leang-leang, Kabupaten Maros.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi intensif melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar dengan AirNav Indonesia, Basarnas, operator penerbangan, TNI Angkatan Udara, serta instansi terkait lainnya guna memantau perkembangan situasi dan memastikan langkah penanganan berjalan optimal.

Kemenhub mengimbau seluruh operator penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika cuaca, melakukan perencanaan penerbangan secara maksimal, serta mematuhi persyaratan cuaca minimum pada tahap dispatch, take off, dan landing sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

Berikut data manifes penumpang dan kru pesawat:

Kru pesawat;

1. Capt Andy Dahananto

2. Yudha Mahardika

3. Hariadi

4. Franky D Tanamal

5. Junaidi

6. Florencia Lolita

7. Esther Aprilita S

Penumpang: 

1. Deden

2. Ferry

3. Yoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *