banner 728x250

Kado Awal Tahun! BRI Tebar Dividen Rp20,6 Triliun, Negara Kantongi Rp11 Triliun

Foto dok BRI

ABNnews – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memberikan kado awal tahun bagi para pemegang saham dengan membagikan dividen interim tunai Tahun Buku 2025. Pembayaran dividen tersebut dijadwalkan pada Kamis, 15 Januari 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BRI menetapkan dividen interim tunai sekurang-kurangnya sebesar Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham. Dividen tersebut dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 2 Januari 2026 sebagai recording date.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan pembagian dividen interim ini merupakan bentuk komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sejalan dengan kinerja keuangan BRI yang solid dan berkelanjutan.

“Pembayaran dividen ini didukung oleh pertumbuhan pembiayaan UMKM serta pengelolaan risiko yang terjaga secara konsisten,” ujar Dhanny dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan struktur kepemilikan saham, dari total dividen interim tersebut, Negara Republik Indonesia akan menerima sekitar Rp11 triliun, sementara sisanya dibagikan secara proporsional kepada pemegang saham publik yang tercatat dalam DPS.

Pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 30 September 2025, di mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp41,23 triliun.

BRI menegaskan bahwa pembagian dividen interim telah mempertimbangkan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perseroan Terbatas, peraturan OJK terkait keterbukaan informasi, serta Anggaran Dasar Perseroan yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

“Pembayaran dividen interim ini menjadi bukti nyata fundamental bisnis BRI yang kuat serta kinerja yang solid. Sebagai bank milik negara, langkah ini juga menjadi wujud kontribusi BRI dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi berkelanjutan ke depan,” tutup Dhanny.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *