ABNnews — Ditreskrimum Polda Metro Jaya mendalami sumber senjata api yang digunakan oleh para pelaku pencurian motor, yang melepas tembakan ke arah warga di Jalan Andong II, Kota Bambu Selatan, Palmerah, saat beraksi pada Rabu (07/01) lalu.
“Untuk sumber senjata apinya, tim penyidik kami sedang menelusuri sumber senjata apinya dibeli dari mana,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin.
Iman menjelaskan, untuk insiden yang terjadi di Palmerah, ada dua pelaku yang berhasil diamankan. Yaitu berinisial VV (33) yang merupakan eksekutor pertama dan RC (43) yang merupakan eksekutor kedua.
“Mudah-mudahan nanti dalam waktu dekat kita semua akan bisa mendapatkan informasi yang lebih utuh terkait dengan senjata api ini,” katanya.
Keduanya berhasil ditangkap di dua lokasi berbeda-beda, pelaku VV ditangkap di sebuah hotel di kawasan Gondokusuman, Yogyakarta, pada Jumat (09/01). Sementara RC dibekuk di Cimahi, Jawa Barat, pada Sabtu (10/01).
Dari kejahatan tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil mengamankan enam unit kendaraan bermotor dari jaringannya mereka.
“Namun kami tidak berhenti sampai di sini dan kami akan terus mengembangkan terhadap jaringan penadahnya. Termasuk mungkin jaringan apa penjualan dari hasil pencurian kendaraan bermotor ini,” katanya.
“Soal jaringan, kami sudah menetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap seseorang yang sudah kami tetapkan tersangka. Namun sampai dengan saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan,” ungkap Iman.
Sementara untuk motif, Iman menyebutkan, para pelaku melakukan pencurian tersebut dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk membayar utang. “Ini motifnya ekonomi, dalam rangka memenuhi kebutuhan untuk membayar utang,” kata Iman.
Sebelumnya, pencuri sepeda motor menembak warga di Jalan Kota Bambu Selatan RT 04/06, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu pagi.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Palmerah, AKP Dede Sobari menyebutkan bahwa warga yang tertembak adalah teman dari pemilik sepeda motor yang hendak menangkap pelaku.
“Benar, bukan korban (pemilik sepeda motor) yang di tembak itu temannya yang bantu mau tangkap pelaku,” kata Dede di Jakarta, Rabu (07/01).
Dalam rekaman video yang viral, pelaku yang berjumlah dua orang datang mengendarai sepeda motor matik berwarna hitam mengenakan jaket dan helm.
Salah satu pelaku menunggu di atas sepeda motor sambil memantau situasi sekitar. Sementara pelaku lain berupaya mencuri sepeda motor yang menjadi target.
Usai menyalakan sepeda motor curian, pelaku segara kabur. Namun, aksi mereka dipergoki oleh pemilik motor.
Pemilik motor serta warga sekitar lantas mengejar kedua pelaku. Salah satu pelaku yang bertugas memantau sempat terjatuh saat dikejar. Saat terjatuh, ia mengeluarkan senjata api lalu menembak kaki salah satu warga yang berupaya menangkap.













