ABNnews – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Buleleng, Bali, berinisial KAW (23), ditemukan meninggal dunia secara misterius di Jepang.
Jenazah korban tiba di Terminal Kargo Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Jumat (9/1/2026) petang, setelah dipulangkan menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA 881 rute Tokyo–Denpasar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa, menjelaskan bahwa KAW awalnya berangkat ke Jepang melalui program magang di sektor perikanan selama tiga tahun. Masa magangnya berakhir pada September 2025.
“Biasanya setelah magang selesai, PMI akan pulang dulu ke Bali. Tapi, yang bersangkutan langsung bekerja di Jepang,” ungkap Arimbawa, dikonfirmasi Minggu (11/1/2026).
Belum Genap Tiga Bulan, Ditemukan Tewas
Setelah masa magang berakhir, KAW diketahui pindah ke perusahaan lain dan menandatangani kontrak kerja resmi pada Oktober 2025. Namun, belum genap tiga bulan bekerja secara resmi, KAW ditemukan meninggal dunia di dalam gudang perusahaan tempatnya bekerja.
Arimbawa menambahkan, berdasarkan dokumen resmi yang diterima dari KBRI Tokyo, penyebab kematian KAW sangat mengejutkan.
Hasil autopsi Kepolisian Togane, Perfektur Chiba, menyatakan korban meninggal akibat kekurangan oksigen atau tercekik.
“Dalam dokumen resminya tertulis meninggal karena kekurangan oksigen akibat tercekik. Tapi, apakah benar gantung diri atau ada faktor lain, itu masih dalam proses penyelidikan kepolisian Jepang,” jelasnya, menggarisbawahi adanya dugaan dan misteri di balik kematian KAW.













