banner 728x250

PLN EPI Tanamkan Investasi Sosial Perdana di Lombok, Incar Pantai Viral Jadi Destinasi Unggulan!

PLN EPI menata 43 kios UMKM dan fasilitas umum di Pantai Viral Mataram untuk mendorong pariwisata, ekonomi lokal, dan pembangunan berkelanjutan. (Dok. PLN EPI)

ABNnews – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memulai babak baru komitmen sosialnya di Pulau Lombok. Perusahaan baru saja menuntaskan program perdana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menata 43 kios UMKM di Kawasan Wisata Pantai Viral Bagek Kembar, Kota Mataram.

Program penataan ini, yang juga mencakup perbaikan sarana ibadah dan toilet umum, dilaksanakan menjelang Natal dan Tahun Baru sebagai upaya meningkatkan kenyamanan wisatawan.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah wujud komitmen PLN EPI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan pariwisata dan UMKM lokal.

Fokus utama program adalah menjadikan kios lebih tertib, nyaman, dan memiliki tampilan visual yang menarik. Lingkungan yang rapi dan bersih diharapkan meningkatkan minat kunjungan.

“PLN EPI tidak hanya hadir sebagai penyedia energi primer, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial. Penataan kios ini Kami rancang agar kawasan Pantai Viral menjadi lebih bersih, rapi, dan menarik, sehingga jumlah kunjungan wisata meningkat dan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh pelaku UMKM,” ujar Mamit, Kamis (8/1/2026).

Mamit menilai Pantai Viral berpotensi besar menjadi destinasi unggulan Kota Mataram jika fasilitas UMKM-nya tertata baik.
“Ketika wisatawan merasa nyaman, mereka akan tinggal lebih lama, berbelanja lebih banyak, dan itu berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Komitmen Berkelanjutan dan Ancaman Abrasi

Ke depan, PLN EPI berkomitmen membangun kolaborasi jangka panjang untuk pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal dan pariwisata berkelanjutan.

“Kami ingin membangun kerja sama yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat. Dukungan pemerintah daerah menjadi kunci agar program ini dapat tumbuh dan memberi dampak yang konsisten,” imbuh Mamit.

Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kota Mataram. Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengapresiasi PLN EPI, menilai penataan lapak UMKM merupakan solusi konkret untuk meningkatkan daya saing destinasi wisata.

Cahya juga menyoroti ancaman abrasi di wilayah pesisir Mataram. Pemkot kini berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk penanganan abrasi secara terpadu.

“Kami sedang mengupayakan pembangunan pemecah ombak dengan teknologi yang tepat. Penanganan abrasi ini membutuhkan dukungan kebijakan di tingkat nasional, namun kami optimistis upaya ini dapat segera terealisasi untuk melindungi kawasan wisata dan aktivitas ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi ini, PLN EPI menegaskan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *