ABNnews — Hujan deras yang turun tanpa henti sejak dini hari mengubah keseharian warga Pulau Siau, wilayah kepulauan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Provinsi Sulawesi Utara. Aliran air bercampur lumpur menerjang permukiman, memutus akses, dan memaksa masyarakat bertahan di tengah keterbatasan. Di saat seperti inilah, kehadiran dan kepedulian menjadi sangat berarti.
Menjawab kondisi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan penyeberangan, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang berdiri bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Pulau Siau.
Bencana banjir bandang yang diduga dipicu tingginya curah hujan sejak Senin (5/1) ini berdampak pada empat kecamatan di wilayah Pulau Siau, yakni Siau Timur, Siau Timur Selatan, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan, dengan cakupan wilayah terdampak meliputi dua kelurahan dan enam desa. Aktivitas masyarakat terganggu, sementara kebutuhan dasar menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), ASDP bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan. Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait, ASDP Cabang Bitung memberangkatkan bantuan menggunakan KPLP Bitung KN Gandiwa pada Rabu (7/1).
Bantuan tersebut meliputi beras, makanan siap saji dan instan, biskuit dan makanan ringan, susu UHT, air minum dalam kemasan, serta ikan kaleng guna membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak di Pulau Siau.
Kebutuhan Dasar Masyarakat
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kehadiran perusahaan di tengah bencana merupakan bagian dari komitmen ASDP sebagai BUMN yang mengedepankan kepedulian sosial.
“Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. ASDP hadir tidak hanya menjaga konektivitas antarpulau, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial dengan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban, menumbuhkan semangat, dan menjadi bagian dari proses pemulihan Pulau Siau,” ujar Heru.
Sebagai unit kerja yang berada paling dekat dengan wilayah terdampak, ASDP Cabang Bitung berperan langsung dalam penyaluran bantuan ke Pulau Siau. General Manager ASDP Cabang Bitung, Rudy Mahmudi, menyampaikan bahwa kehadiran ASDP di lapangan dilakukan secara terukur dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Sebagai cabang yang beroperasi paling dekat dengan Pulau Siau, kami bergerak cepat menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak. Kami memastikan bantuan mencakup kebutuhan dasar, mulai dari pangan, sandang, hingga perlengkapan kesehatan, guna mendukung kondisi masyarakat selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana,” jelas Rudy.
Langkah kemanusiaan ini sejalan dengan komitmen ASDP dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 2 Tanpa Kelaparan melalui pemenuhan pangan, SDGs 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui dukungan kesehatan pascabencana, serta SDGs 11 Kota dan Permukiman Berkelanjutan dengan memperkuat ketahanan masyarakat dan mempercepat pemulihan wilayah terdampak.
Melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Pulau Siau, ASDP tidak hanya merespons kondisi darurat, tetapi juga menegaskan perannya sebagai BUMN yang hadir dengan kepedulian nyata. Ke depan, ASDP berkomitmen untuk terus menjaga konektivitas antarpulau sekaligus menghadirkan kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.











