ABNnews — Pandji Pragiwaksono resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh gabungan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah. Laporan ini dipicu oleh potongan materi Mens Rea yang viral di media sosial dan dinilai telah melampaui batas kewajaran.
Laporan terhadap Pandji didasari atas dugaan pencemaran nama baik. Pihak pelapor telah menyerahkan sejumlah bukti digital berupa cuplikan materi yang dianggap menyudutkan pihak tertentu.
Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menegaskan bahwa apa yang dibawakan Pandji bukan lagi sekadar satire, melainkan sudah masuk kategori penghinaan yang memicu perpecahan.
“Kami melaporkan adanya dugaan merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” tegas Rizki dalam keterangannya, Kamis (08/01).
Ia menambahkan bahwa konten tersebut sangat meresahkan, terutama bagi para pemuda dari kalangan Nahdliyin dan Muhammadiyah.
“Dan menimbulkan keresahan, khususnya kami sebagai anak muda Nahdliyin, pun juga teman saya sebagai Aliansi Muda Muhammadiyah,” ucap pelapor.
Mens Rea merupakan tajuk dari stand-up comedy special ke-10 milik Pandji Pragiwaksono. Pertunjukan ini dikenal menonjolkan kritik sosial serta satire tajam terhadap dinamika politik di Indonesia.
Pertunjukan Mens Rea sendiri telah digelar secara langsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Namun, rekamannya baru tersedia dan ditayangkan secara global melalui layanan streaming Netflix sejak 27 Desember 2025.













