ABNNews-Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek jajaran dikerahkan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri dalam keterangannya mengatakan “Pelayanan aksi unjuk rasa dikerahkan 2038 personel gabungan,”ujarnya dikutip dari Tribunnews pada Rabu (7/1/2026).
Aksi demonstrasi dijadwalkan akan berlangsung di wilayah hukum (wilkum) Jakarta Pusat.
Unjuk rasa pertama, di Kantor Badan Gizi Nasional dari Masyarakat Pembayaran Pajak (MPP).
Kedua, unjuk rasa di Silang Selatan Monas oleh massa dari Cipayung Plus Jakarta Menggugat.
Ketiga, unjuk rasa dari Komite Eksekutif Partai Buruh. Massa direncanakan berkumpul di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Iptu Erlin menegaskan pengamanan dilakukan persuasif.
“Silakan berorasi dengan tertib. Jangan memprovokasi, jangan melawan petugas. Hindari tindakan seperti membakar ban, menutup jalan, atau merusak fasilitas umum,” katanya.
Dia menambahkan, menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga, tapi harus dilakukan secara damai.
“Mari kita jaga suasana tetap kondusif agar pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik,” tambahnya. Nadzar Lendi













