banner 728x250

Jasa Marga Catat 711 Ribu Mobil Serbu Jabotabek Pasca-Tahun Baru, Trans Jawa Jadi Mayoritas!

Ilustrasi. Foto: Jasa Marga

ABNnews – Arus balik selepas libur Tahun Baru 2026 ke wilayah Jabotabek membludak. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 711.250 mobil kembali ke Jabotabek dalam rentang waktu empat hari, mulai 1 Januari pukul 06.00 WIB hingga 5 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono menjelaskan, angka kumulatif tersebut berasal dari empat Gerbang Tol (GT) utama: GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.

“Total volume lalin ini naik 17,8 persen jika dibandingkan lalin normal sebanyak 684.200 kendaraan,” jelas Rivan dalam keterangan resmi Jasa Marga, Selasa (6/1/2026).

Trans Jawa dan Bandung Dominasi Arus Balik

Distribusi arus balik menunjukkan mayoritas kendaraan datang dari arah timur, yang meliputi Trans Jawa dan Bandung.

Berikut rincian distribusi lalu lintas selepas Tahun Baru 2026:

1. Arah Timur (Trans Jawa dan Bandung)
Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 172.486 kendaraan, meningkat sebesar 41,9 persen dari lalin normal.

Sementara lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 171.801 kendaraan, meningkat sebesar 27,9 persen dari lalin normal.

Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 344.287 kendaraan, meningkat sebesar 34,5 persen dari lalin normal.

2. Arah Barat (Merak)
Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 187.905 kendaraan, lebih rendah 1,9 persen dari lalin normal.

3. Arah Selatan (Puncak)
Adapun jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 179.058 kendaraan, meningkat sebesar 14,5 persen dari lalin normal.

Angkutan Nataru Berjalan Lancar

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menyatakan penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 secara keseluruhan berjalan lancar dan terkendali. Hal ini terindikasi dari turunnya angka kecelakaan lalu lintas selama masa tersebut.

“Terdapat peningkatan aspek keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. Ini berkat kolaborasi seluruh pihak yang terlibat,” kata Aan.

Pengaturan lalu lintas di tol dan penyeberangan, termasuk pembatasan angkutan barang, secara resmi berakhir pada 4 Januari 2026 pukul 24.00 waktu setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *