ABNnews — Konten kreator Sherly Annavita mengalami aksi teror berupa vandalisme pada kendaraan pribadinya serta pelemparan telur busuk ke kediamannya pada Selasa (30/12/2025) lalu.
Dalam salah satu acara talk show di stasiun tv swasta, Sherly mengaku sempat kepikiran melapor polisi. Namun ia mengurungkan niatanya.
“Tentu saya kepikiran untuk melaporkan ke polisi. Namun setelah mempertimbangkan dan berkonsultasi kepada beberapa pihak, akhirnya memutuskan untuk tidak melaporkan teror ke pihak kepolisian,” paparnya.
Sherly memutuskan tidak lapor polisi karena dia menilai skala teror yang dialaminya belum sampai pada aksi yang membahayakan keselamatan.
“Atas dasar itu, saya pikir tatarannya adalah masih dalam skala yang boleh jadi memperingatkan,” katanya.
Alasan lainnya, Sherly menyebut CCTV yang merupakan bagian dari alat bukti merupakan milik tetangga. “Dengan posisi CCTV itu adalah milik tetangga dan tetangga juga sudah sangat suportif, kooperatif sampai saat ini, maka pikir tidak perlu melaporkan ke kepolisian,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, dalam waktu dekat akan kembali ke Aceh untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana. “Jadi, saya pikir dengan melaporkan itu ke polisi tentu akan banyak nanti proses yang akan tertunda,” ucapnya.
Meski demikian, Sherly berharap pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan teror yang dialami influencer dan aktivis lainnya.













