banner 728x250

Arus Balik Nataru Melandai, Truk Logistik Masih Padati Penyeberangan Sumatera–Jawa

Foto dok PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)

ABNnews – Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terpantau berjalan lancar dan terkendali. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat layanan penyeberangan antarpulau berlangsung relatif landai, dengan pergerakan kendaraan masih didominasi truk logistik dan angkutan bus.

Kondisi tersebut menunjukkan distribusi barang nasional tetap berjalan stabil seiring berakhirnya masa puncak libur. Pada Jumat (2/1) atau H+8 Nataru, tercatat sebanyak 2.463 unit truk logistik dan 288 unit bus menyeberang dari Sumatera menuju Jawa.

Data ini mencerminkan aktivitas distribusi yang tetap aktif hingga akhir liburan, sementara arus balik masyarakat berlangsung bertahap dan terukur tanpa lonjakan signifikan yang berpotensi menimbulkan kepadatan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menilai tren tersebut sebagai indikasi manajemen arus balik yang berjalan efektif. Menurutnya, peningkatan pada segmen kendaraan tertentu tidak mengganggu stabilitas layanan secara keseluruhan.

“Pergerakan arus balik kami pantau cukup landai, dengan tren peningkatan pada kendaraan logistik dan bus. Ini menunjukkan distribusi barang tetap berjalan aktif, sementara mobilitas masyarakat banyak menggunakan angkutan umum,” ujar Heru.

Berdasarkan data Posko Bakauheni, jumlah truk logistik pada H+8 meningkat 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angkutan bus juga naik 6,7 persen. Namun secara total, jumlah kendaraan dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu tercatat 7.420 unit atau turun 5,7 persen secara tahunan.

Sementara itu, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 30.617 orang atau turun tipis 1,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Arus Berlawanan Mulai Melandai

Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan tren serupa juga terlihat pada lintasan Jawa menuju Sumatera. Pergerakan kendaraan dan penumpang mulai melandai seiring berakhirnya fase puncak mobilitas libur.

Jumlah truk logistik dari Jawa ke Sumatera tercatat 955 unit atau turun 46,5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara angkutan bus mencapai 338 unit atau turun 4 persen.

Total penumpang dari Jawa ke Sumatera tercatat 30.302 orang atau turun 10,3 persen, dengan total kendaraan 5.791 unit atau menurun 21,3 persen.

“Penurunan ini mencerminkan kembalinya pola perjalanan ke kondisi yang lebih normal pasca libur panjang,” ujar Windy.

Untuk menjaga kelancaran layanan, ASDP mengoptimalkan kesiapan operasional dengan menyiagakan 786 petugas. Sebanyak 28 kapal dioperasikan pada kondisi normal dan ditingkatkan hingga 33 kapal saat kondisi sangat padat. Skema delaying system juga diterapkan guna mencegah kepadatan di area pelabuhan.

Koordinasi lintas pemangku kepentingan terus diperkuat, termasuk dengan BMKG, KSOP, dan BPTD, untuk memastikan layanan penyeberangan tetap aman dan optimal di tengah dinamika cuaca dan pergerakan kendaraan.

Terkait akses menuju Pelabuhan Ciwandan yang sempat tergenang akibat curah hujan tinggi sejak Jumat malam (2/1), ASDP memastikan kondisi kini telah berangsur pulih dan terkendali.

Pelayanan penyeberangan dialihkan melalui Pelabuhan Merak untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan I hingga VII, sementara kendaraan logistik besar golongan VIII dan IX tetap dialihkan melalui Pelabuhan BBJ.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada periode H-10 hingga H+8 mencapai 688.455 orang atau naik 3,5 persen secara tahunan, dengan total kendaraan 150.736 unit atau turun 6,4 persen.

Sementara arus dari Sumatera ke Jawa melalui Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu tercatat 607.767 penumpang atau naik 0,4 persen, dengan total kendaraan 151.367 unit atau meningkat 3,4 persen.

ASDP menegaskan komitmennya menjaga layanan penyeberangan tetap aman, lancar, dan terkendali demi mendukung stabilitas logistik nasional serta keberlanjutan aktivitas ekonomi pasca libur panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *