banner 728x250

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis Terhadap Anak Politikus PKS di Cilegon

Terduga pelaku pembunuhan sadis anak politikus PKS di Cilegon, ditangkap polisi. (Foto: istimewa)

ABNnews — Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan anak politikus Partai Keadluan Sejahtera (PKS), Maman Suherman, di Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu.

Terduga pelaku adalah pria berinisial HA (30), warga Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap tim gabungan Polres Cilegon dan Polda Banten pada Jumat (02/01/2026) tanpa perlawanan.

HA ditangkap di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten. Usai ditangkap, HA dibawa ke Mapolres Cilegon untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dirkrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan sebelumnya membenarkan terduga pelaku pembunuhan terhadap bocah kelas 4 Sekolah Dasar itu telah ditangkap. “Alhamdulillah (sudah ditangkap),” kata Dian.

Ia mengatakan, HA ditangkap di wilayah Ciwedus, Kota Cilegon, Banten pada Jumat sore. Namun, Dian seperti dikutip dari kompas.com, enggan berkomentar terkait identitas lengkap, kronologi penangkapan, dan motif pembunuhan karena akan disampaikan pada saat rilis kasus dalam waktu dekat. “Nanti (disampaikan) pada saat ekpos resmi,” ujarnya.

Diketahui kasus pembunuhan sadis itu bermula sekitar pukul 14.20 WIB ketika ayah korban, Maman Suherman, menerima telepon dari anak keduanya berinisial D yang terdengar panik dan meminta pertolongan.

Mendapat kabar tersebut, Maman yang juga menjabat sebagai anggota dewan pakar DPD PKS Cilegon itu sedang berada di tempat kerjanya langsung pulang ke rumahnya.

Setibanya di rumah dan membuka pintu, ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius disertai pendarahan hebat. Melihat kondisi tersebut, Maman kemudian membawa anaknya menggunakan mobil untuk mendapatkan penanganan medis ke Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon.

Sesampainya di rumah sakit, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka akibat 19 tusukan benda tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *