banner 728x250

Cadangan Jumbo 2 TCF, Mubadala Energy-PLN EPI Tekken HoA Gas Laut Andaman, Amankan Listrik Sumatra!

President Director Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali (Tengah) dan Direktur Utama PLN EPI Rakhmad Dewanto (Kanan) menandatangani Heads of Agreement (HoA) untuk jual beli gas dari lapangan gas di Laut Andaman disaksikan oleh Kepala SKK Migas Djoko Siswanto (Kiri)

ABNnews – Mubadala Energy, perusahaan energi internasional yang berbasis di Abu Dhabi, resmi menandatangani Heads of Agreement (HoA) dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), subholding PLN yang menangani pasokan energi primer. Kesepakatan ini dilakukan untuk kerja sama jual beli gas dari lapangan gas di Laut Andaman.

Penandatanganan ini disebut sebagai tonggak penting dalam upaya penguatan ketahanan energi nasional dan percepatan transisi energi di Indonesia.

Dalam kerja sama ini, Mubadala Energy dan PLN EPI akan memprioritaskan pasokan gas untuk wilayah Sumatera Utara dan Aceh, termasuk pemanfaatan potensi Lapangan Gas Tangkulo, yang berada 65 km dari pesisir utara Pulau Sumatra.

Lapangan gas tersebut memiliki cadangan jumbo lebih dari 2 Trillion Cubic Feet (TCF) dan digadang menjadi salah satu sumber energi domestik strategis.

“Kesepakatan ini mencerminkan komitmen kami terhadap masa depan energi Indonesia,” ujar Abdulla Bu Ali, President Director Mubadala Energy Indonesia, Jumat (28/11/2025).

Ia menegaskan bahwa HoA ini menjadi langkah awal dalam pengembangan proyek gas Tangkulo di Blok South Andaman.

Pertumbuhan kebutuhan listrik Indonesia disebut meningkat sekitar 5,3% per tahun hingga 2034, sehingga pengembangan sumber energi primer berskala besar menjadi semakin mendesak.

Dengan pengalaman global Mubadala Energy serta kapasitas pertumbuhan dan infrastruktur PLN EPI, kerja sama ini diharapkan mampu menjamin pasokan energi yang andal, berkelanjutan, dan lebih bersih bagi jutaan pengguna listrik Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat keamanan energi nasional dan memaksimalkan sumber daya dalam negeri.

Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyambut baik kerja sama ini dan menyebutnya sebagai momentum penting untuk diversifikasi pasokan energi PLN.

“Kolaborasi ini menjadi bagian dari peningkatan portofolio gas untuk sektor kelistrikan, guna mendukung ketahanan energi dan transisi energi nasional,” tegasnya.

Penandatanganan HoA ini turut disaksikan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, yang menegaskan dukungan pemerintah terhadap kerja sama industri untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

“Ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan Proyek Tangkulo,” kata Djoko.

HoA ini menjadi dasar pembahasan lebih detail terkait mekanisme teknis dan skema komersial. Mubadala Energy disebut semakin memperkuat posisinya sebagai mitra energi jangka panjang Indonesia, sementara PLN EPI akan menjadi eksekutor utama dalam memastikan energi tetap tersedia dan andal bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *