banner 728x250

Lapangan Tua Jangan Diremehkan, PHE Bongkar Strategi Digital Sihir Minyak 553 Ribu Barel per Hari!

Foto dok Pertamina

ABNnews – Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional. Rahasia mereka? Mengelola lapangan migas mature atau tua, yang merupakan penyumbang terbesar produksi minyak nasional.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, mengakui tantangan utama adalah mempertahankan tingkat produksi di tengah kondisi reservoir yang menurun secara alami.

“Sebagian besar produksi minyak nasional berasal dari lapangan-lapangan mature yang kami kelola. Tantangan utamanya adalah bagaimana mempertahankan tingkat produksi di tengah kondisi reservoir yang menurun secara alami,” ujar Hermansyah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PHE tidak main-main! Mereka mengimplementasikan pendekatan komprehensif berbasis Asset Integrity Management, digitalisasi, serta inovasi teknologi pada sumur dan fasilitas produksi, termasuk di Wilayah Kerja Mahakam dan Rokan.

“Kami menggunakan pendekatan konvensional dan modern, termasuk penerapan digital intelligence untuk memantau performa sumur dan fasilitas produksi secara real time sehingga proses optimasi dapat dilakukan dengan cepat dan tepat,” kata Hermansyah.

Strategi ini terbukti ampuh! Hingga Triwulan III Tahun 2025, PHE mencatat capaian produksi minyak sebesar 553 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas 2,83 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).

Tak hanya itu, PHE juga agresif dalam perawatan sumur: 28.507 kegiatan well intervention & services, 969 well workover, dan 661 sumur pengembangan berhasil diselesaikan!

Meski teknologi penting, Hermansyah menegaskan faktor manusia tetap menjadi kunci! PHE terus mengembangkan kapabilitas pekerja, sekaligus mendorong budaya learning organization.

Di tempat terpisah, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengapresiasi kinerja ini, seraya menegaskan dorongan Pertamina agar PHE terus berinvestasi sesuai prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dan menerapkan Zero Tolerance on Bribery melalui implementasi SMAP ISO 37001:2016.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *