ABNnews — Suasana di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Jumat (29/08) dini hari, dipenuhi suara tangisan keluarga pengemudi ojek online (ojol) bernama Afan Kurniawan.
Mitra Gojek itu tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Barakuda Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/08), saat aksi demontrasi.
Rekaman video suasana duka keluarga almarhum saat di RSCM itu beredar luas di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Dalam rekaman berdurasi 10 detik, yang diunggah akun @ruhulanakgaul di platform X, terlihat keluarga Affan menangis histeris di rumah sakit.
“Keluarga Affan, driver ojol korban pelindasan mobil barracuda Brimob. Njirr.. gw jadi ikutan nangis campur marah,” tulis akun tersebut dalam keterangan video unggahanya dilansir netralnews.com.
Unggahan itu dengan cepat viral, ditonton lebih dari 119 ribu kali. Ribuan komentar memenuhi unggahan, sebagian besar berisi doa, duka, dan kemarahan terhadap tragedi yang menimpa Affan.
Kapolri Minta Maaf
Sementara Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan permohonan maaf ke keluarga almarhum dan komunitas ojol atas tewasnya Affan Kurniawan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum atas musibah yang terjadi,” ucap kata Kapolri kepada wartawan, usai menemui keluarga Affan, di RSCM Jakarta Pusat, Jumat (29/08) dini hari.
Mewakili institusi Polri, Sigit pun menyampaikan duka cita yang mendalam dan permohonan maaf sebesar-besarnya. “Sekali lagi mohon maaf atas peristiwa yang terjadi, dan kami mewakili keluarga besar institusi Polri menyampaikan duka cita yang mendalam dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tutur dia.
Kapolri menjamin akan mengusut kasus itu hingga tuntas. “Kita juga akan menindaklanjuti peristiwa yang terjadi. Pak Kadiv Propam sudah menyampaikan dan saya minta untuk dilanjutkan,” katanya.
Bagus Iswanto