banner 728x250

Disebut Jadi Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan: Terserah Bapak Presiden

Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf. (Foto: istimewa)

ABNnews — Namanya disebut-sebut bakal menjadi Menteri Haji dan Umrah. Namun Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan yang saat ini menjabat Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji dan Umrah, mengaku menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Itu terserah di bapak Presiden kita, siapa yang akan menjadi pemimpin di Kementerian Haji yang baru ini, terserah kepada beliau,” kata dia di kompleks parlemen, Rabu (27/8).

Sebagai pelaksana, Irfan mengaku hanya manut. Dia mengaku siap menerima keputusan apapun yang diambil Presiden, baik ditunjuk maupun tidak.

“Kami sebagai pelaksananya manut saja, ditugaskan siap, tidak ditugaskan juga siap,” kata Gus Irfan dikutip dari CNNIndonesia.com.

Layak

Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang mengatakan Gus Irfan layak menjadi menteri haji.

Marwan mengatakan Kementerian Haji akan mulai beroperasi dalam waktu 30 hari sejak Undang-Undang Haji yang baru disahkan. Nantinya, Presiden akan mengeluarkan Keppres dan Peraturan Pemerintah sebagai aturan turunan Kementerian Haji.

Dengan keputusan itu, Marwan menyebut Menteri Agama juga tak akan lagi mengurusi haji. Dia bilang Menag Nasaruddin Umar akan berlaku penuh sebagai ulama.

“Tentu nanti Gus Irfan ya, tidak lagi Kepala Badan, menjadi Menteri Haji,” kata Marwan dalam rapat.

Selain itu beredar kabar Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak akan diangkat menjadi Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi buka suara soal status Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji setelah berubah status menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

“Apakah kepala sekarang akan otomatis jadi menteri? Itu biar Presiden yang tentukan,” ujarnya kepada wartawan di kantor, Selasa (26/8).

Bagus Iswanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *