ABNnews – Kasus perjalanan Bupati Indramayu Lucky Hakim ke Jepang memasuki babak baru. Saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melapor kepada institusinya bila menemukan dugaan tindak pidana korupsi terkait perjalanan Lucky Hakim ke Jepang.
“Tentunya apabila dari hasil pemeriksaan Inspektorat Kemendagri menemukan adanya unsur dugaan korupsi maka hal tersebut dapat dilaporkan ke KPK,” ujar Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika Sugiarto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (10/4/2025).
Sementara itu, ketika ditanya mengenai peluang KPK memeriksa Lucky Hakim, Tessa mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan Kemendagri. “Saya pikir saat ini itu sudah menjadi kewenangan Kemendagri dalam hal pemeriksaan yang bersangkutan,” ujarnya.
Sebelumnya, Lucky Hakim diperiksa Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri pada Selasa (8/4/2025), terkait perjalanannya ke Jepang tanpa izin dalam waktu 14 hari. Sekretaris Itjen Kemendagri Husni Tambunan mengatakan bahwa pemeriksaan ini akan menjadi dasar untuk memutuskan apakah sanksi akan dijatuhkan atau tidak.
“14 hari proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Inspektorat. Selanjutnya, kami akan melaporkan hasilnya kepada Menteri Dalam Negeri (Muhammad Tito Karnavian),” kata Husni kepada para jurnalis di Kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Dalam kasus ini, Lucky Hakim telah meminta maaf setelah liburan ke Jepang bersama keluarga tanpa izin resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Perjalanan Lucky Hakim ke Jepang berlangsung pada 2 hingga 7 April 2025. Dalam klarifikasinya, Lucky Hakim mengungkapkan bahwa ia mengira tanggal keberangkatannya, yakni 2 April, adalah hari libur atau cuti bersama Lebaran.
“Saya merasa tanggal saya berangkat itu adalah hari libur atau cuti bersama Lebaran. Karena pada tanggal 2 April saya bekerja sendiri di Pendopo Kabupaten Indramayu,” ujar Lucky di Kantor Kemendagri pada Selasa (8/4/2025).
Lucky Hakim menjelaskan bahwa pada waktu tersebut, hampir seluruh kantor pemerintahan di Indramayu tutup, kecuali puskesmas dan rumah sakit. Bahkan, menurutnya, hanya dirinya yang berada di pendopo.
“Staf-staf semua libur, kantor inspektorat libur, kantor sekda juga libur, kecuali puskesmas dan rumah sakit. Jadi saya di pendopo sendirian,” tambahnya.
Lucky juga menegaskan bahwa ia tetap menjalankan tugasnya dengan menggelar open house di hari pertama Lebaran. Namun, di hari kedua, ia menyebut hampir seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan kepala dinas mengajukan cuti.
Bagus Iswanto













